Sabtu, 29 Mei 2010

Perbaiki jalur pendengaran

Kebanyakan anak ADHD juga memiliki masalah pendengaran. Bisa mendengar, tetapi mengerti kesulitan apa yang didengar. Karena telinga dan otak tidak bekerja efisien dalam memperoses suara. Ada kesulitan memusatkan pebdengaran pada suara tertentu. Misalnya, seharusnya bisa mendengarkan suara gurunya. Ia malahan tertarik dengan bunyi klakson mobil diluar kelas. Akibatnya, ia sulit berkonsentrasi pada suatu hal. Ia terganggu semua bunyi di sekitar.
Terapi suara memulihkan kapasitas pendengaran/penerimaan suara, sehingga anak dapat. Belajar fokus dan menangkap suara yang diinginkan langsung langsung ke pusat bahasa di otak.
Masalah perspsi suara disebabkan oleh “penutupan” pendengaran untuk beberapa frekuensi suara. Otat telinga menjadi “malas” dan tidak tanggap. Karena itu, kita perlu distimulasikan dan dilatih agar mencapai kapasitas normal untuk memperbaiki pendengaran dan mengorganisasikan transmisi pendengaran dalam otak. Proses ini akan mengurangi stres dan ketegangan saraf. Anak akan dapat mengikuti mana suara yang diinginkan.
Pada terapi suara, anak harus mendengar kaset khusus (musik) setiap hari hanya selama 30 – 60 menit. Jika ia sulit untuk diam, kaset dapat diperdengarkan ketika anak tidur. Hasil efek umumnya terlihat setelah 100 jam pasca terapi. Aktivitas fisiknya akan nampak menurun sementara daya konsentrasinya meningkat.
By : Femi olivia
(buku : Kumpulan Artikel Psikologi Anak)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar